Plagiarism

Jurnal ini mengharuskan semua penulis untuk membaca dan memahami kebijakan etika kami sebelum mengirimkan naskah. Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam mencegah terjadinya pelanggaran etika, yang saat ini semakin menjadi masalah serius dalam publikasi akademik dan ilmiah. Dewan Editorial tidak akan mentolerir adanya plagiarisme dalam naskah yang diajukan. Untuk itu, kami menggunakan software Turnitin sebagai alat pemeriksa plagiarisme guna mengevaluasi tingkat kesamaan (similarity index) setiap artikel. Jika ditemukan adanya plagiarisme, naskah tersebut akan ditangguhkan. Berikut ketentuan tindakan yang telah ditetapkan oleh Dewan Editorial:

  • Tingkat kesamaan di atas 30% : Artikel dengan tingkat kesamaan lebih dari 30% akan ditolak oleh JSH karena buruknya parafrase, terutama jika penulis menolak atau gagal merevisi naskah tersebut.
  • Tingkat kesamaan antara 10–30% : Artikel dengan tingkat kesamaan dalam rentang ini akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi dan diperbaiki dengan melakukan parafrase yang benar.
  • Tingkat kesamaan di bawah 10% : Artikel dengan tingkat kesamaan kurang dari 10% akan diterima dan dilanjutkan ke proses selanjutnya, yaitu proses tinjauan (review).

Meskipun artikel pada kategori kedua dan ketiga masih dapat diproses lebih lanjut, penulis tetap diwajibkan melakukan revisi secara hati-hati dan memastikan seluruh bagian naskah bebas dari plagiarisme serta ditulis dengan gaya bahasa yang orisinal.